Teknik Ototronik

Teknik Ototronik adalah kompetensi keahlian dibidang otomotif yang menekankan keahlian pada bidang penguasaan teknologi elektronik dan kontrol yang ada di kendaraan bermotor. Paket keahlian ini mulai ada di SMKN 56 pada tahun 2011. Teknik Ototronik Adalah program keahlian yang mempersiapkan siswa menjadi tenaga terampil di bidang desain dan penguasaan elektronika otomotif dimana siswa dapat mengetahui secara mendetail kelistrikan elektronis & sistem-sistem otomotif di kendaraan seperti sistem EVI dan antilock, sistem transmisi otomatis dan lain-lain.

Peluang kerja menjadi desainer elektronis otomotif, ahli membuat peralatan elektronik otomotif, ahli memadukan perangkat otomotif, ahli dalam perbaikan dan penyusunan ulang dan otomatisasi otomotif, dan dapat bekerja di beberapa bengkel otomotif

OTOTRONIK
Adalah program keahlian yang mempersiapkan siswa menjadi tenaga terampil di bidang desain dan penguasaan elektronika otomotif dimana siswa dapat mengetahui secara mendetail kelistrikan elektronis & sistem-sistem otomotif di kendaraan seperti sistem EVI dan antilock, sistem transmisi otomatis dan lain-lain.
Peluang Kerja
Menjadi desainer elektronis otomotif, ahli membuat peralatan elektronik otomotif, ahli memadukan perangkat otomotif, ahli dalam perbaikan dan penyusunan ulang dan otomatisasi otomotif, dan dapat bekerja di beberapa bengkel otomotif, ASTRA, Toyota ASTRA, dan lain-lain dan/atau dapat pula berwirausaha mendirikan bengkel sendiri.

Kompetensi Program Keahlian Teknik Ototronik
Standar kompetensi yang digunakan sebagai acuan pengembangan kurikulum Program Keahlian Teknik Ototronik adalah Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada Bidang Otomotif Perbaikan Kendaraan. Standar kompetensi dan level kualifikasi keahlian Teknik Ototronik dapat digambarkan sebagai berikut :

Memahami dasar – dasar kejuruan mesin
Memahami proses – proses dasar pembentukan logam
Menjelaskan proses – proses mesin konversi energi.
Menerapkan prosedur keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan tempat kerja.
Menginterprestasikan gambar teknik
Menggunakan peralatan dan perlengkapan di tempat kerja
Menggunakan alat – alat ukur ( measuring tools )
Membuat rangkaian elektronik terapan
Membuat sistem kontrol aplikatif dengan pemrograman berbasis mikro – prosessor atau microcontroller.
Memperbaiki sistem pengapian elektronik
Memperbaiki sistem injeksi elektronik
Memperbaiki sistem pengatur katup elektronik
Memperbaiki sistem pengatur kecepatan otomatis
Memperbaiki sistem ABS, ASR/ETC dan ESP
Memperbaiki sistem transmisi otomatis dengan kontrol elektronik
Memperbaiki sistem suspensi aktif
Memperbaiki sistem automatic airconditioning
Memperbaiki car audio video
Memperbaiki sistem light– tronic
Memperbaiki SRS ( air bag dan safety belt )
Memperbaiki sistem alarm, central – lock dan power windows.
Memperbaiki sistem navigasi
Memperbaiki sistem kontrol parkir
Memperbaiki sistem –sistem elektronik pada kendaraan