SMKN 56 Jakarta Gandeng PT Joycare Indonesia Teken MoU Kebekerjaan ke Jepang

Jakarta, Kamis 18 Juni 2026 – Langkah strategis di bidang pendidikan vokasi kembali ditorehkan SMKN 56 Jakarta. Bertempat di Aula SMKN 12 Jakarta, Kamis (18/6/2026), SMKN 56 Jakarta resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Kebekerjaan ke Jepang dengan PT Joycare Indonesia.

Penandatanganan ini menjadi jembatan bagi siswa-siswi SMKN 56 Jakarta untuk berkarir global di berbagai perusahaan mitra di Jepang, khususnya di bidang infrastruktur maupun di keperawatan lansia atau caregiver yang dikelola PT Joycare Indonesia.

Detail Acara
Tanggal: Kamis, 18 Juni 2026
Tempat: Aula SMKN 12 Jakarta
Pihak 1: SMKN 56 Jakarta, ditandatangani oleh Kepala Sekolah Ngadina, S.Pd.
Pihak 2: PT Joycare Indonesia, langsung ditandatangani oleh Presiden Direktur, Shiro Fukumura.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kolaborasi antara BKK SMKN 12, SMKN 56, SMKN 55, SMK Hangtuah 1, SMK Barunawati, SMK Kasih Ananda, yang dinahkodai Mudi Riyanti sebagai ketua BKK SMKN 12 Jakarta. Dalam sambutannya, Kepala SMKN 12 Jakarta Nunung Widianingsih, M.Pd. menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang besar bagi lulusan untuk langsung terserap di dunia kerja internasional. "Kami ingin lulusan SMK di Jakarta Utara ini tidak hanya siap kerja di dalam negeri, tapi juga mampu bersaing secara global. Jepang dengan budaya kerjanya yang disiplin bisa menjadi kawah candradimuka terbaik," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Joycare Indonesia, bapak Fukumura menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendampingi peserta dari tahap seleksi, pelatihan bahasa Jepang, hingga penempatan. "Kebutuhan tenaga kerja di bidang infrastruktur maupun caregiver di Jepang sangat tinggi. Anak-anak SMK kita punya etos kerja bagus, tinggal kita bekali bahasa dan budaya kerjanya," jelasnya.

Ruang Lingkup Kerja Sama
Seleksi Peserta: Penjaringan siswa kelas XII dan alumni SMK Jakarta Utara khususnya yang memenuhi syarat.
Pelatihan Intensif: Pembekalan Bahasa Jepang level N4, budaya kerja, dan keterampilan caregiver selama 7 bulan.
Pendampingan: Monitoring berkala selama program berlangsung hingga peserta kembali ke Indonesia.

Program pelatihan persiapan kebekerjaan ke Jepang dibuka setiap bulan. Batch Mei sudah mu

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *